1 April 2011

Pola Radiasi Antena dan Polarisasinya

Pola Radiasi Antena
Parameter umum :
  main lobe (boresight)
  half-power beamwidth (HPBW)
  front-back ratio (F/B)
  pattern nulls
Biasanya, diukur pada dua keadaan :
Vector electric field yang mengacu pada 
 E-field
Vector magnetic field yang mengacu
 
pada H-field
 
Polarisasi 
Polarisasi antena relatif terhadap E-field dari antena. Jika E-field-nya horisontal, maka antenanya Horizontally Polarized.Jika E-field vertikal, maka antenanya Vertically Polarized. 
Polarisasi apapun yang dipilih, antena pada satu jaringan RF harus memiliki
polarisasi yang sama 
Polarisasi dapat dimanfaatkan untuk : 
Meningkatkan isolasi dari sinyal yang tidak diinginkan (Cross Polarization Discrimination (x-pol) biasanya sekitar 25 dB) 
Mengurangi interferensi 
Membantu menentukan satu daerah pelayanan tertentu  
Jenis polarisasai pada beberapa macam antena  
               Vertikal                      Horizontal